Ini menceritakan tentang curahan hati seorang wanita yang ditinggalkan oleh seorang pujaan hatinya untuk selama-lamanya. Buat sobat-sobat yang penasaran banget sama curhatan ini, mending langsung baca ja… cekiiidott!
Dear Diary…
Hari ini adalah hari perpisahan kita, hari dimana kita tidak akan pernah bertemu lagi. Karna kini kau tlah pergi menghadap Sang Illahi. Rasa sedih, kecewa, marah bercampur menjadi satu. Ingin rasanya hati menjerit, karena tak kuasa menahan semua yang terjadi. Mengapa kau pergi dengan begitu cepat, kau pergi tanpa meninggalkan sepatah kata untukku dan mengapa kau pergi hanya dengan meninggalkan sejuta kenangan dan sejuta kecewa untukku…
Kasih…
aku ingin kau kembali…kembali pada diriku untuk merangkai cinta yang abadi. Tapi apa daya, tu semua tak kan pernah terjadi karena itu sudah menjadi takdirmu untuk pergi meninggalkanku lebih cepat. Pernah terlintas dipikiranku tu pergi menemui dirimu disana. Namun, selalu ku tepis jauh-jauh pikiran itu. Karena aku harus tetap hidup walau tanpa dirimu…
kasih…
adakah kau tahu betapa dahsyat rasa kesepianku setelah kepergianmu, dan betapa dahsyat gejolak rinduku padamu. Dipusaramu kini aku catatkan rasa cintaku padamu dan kuucapkan rasa terimakasih ku padamu karena kau telah mengajari ku untuk menemukan arti hidup yang selama ini aku cari, hingga membuat aku lebih menghargai arti hidup yang kini aku jalani dan aku ucapkan pula rasa terimakasih ku padamu karna kau pernah hadir dalam kehidupanku…
Kasih…
Tlah aku ukir namamu di telagaku, tlah aku lukis wajahmu di lembahku agar aku dapat mengenangmu hingga akhir hayatku...
Kasih…
Do’a ku kan selalu mengiringimu, cintaku kan kan selalu menemanimu. Semoga kau bahagia dialam sana dan semoga kau ditempatkan ditempat yang paling indah. Walaupun kini kita telah terpisah oleh dua dunia yang berbeda. Namun, percayalah cinta kita kan selalu bersatu…
To: Dirimu yang disana…ᓛ
By : Trianda A Tyas
By : Trianda A Tyas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar